Yuk Bersyukur!

4 tahun lalu, saya dan teman-teman di tugaskan oleh sekolah untuk membuat film dokumenter tentang disabilitas. Susah untuk kami mencari narasumber yang mau berbagi kisah keterbatasannya. Dari kranggan, kami harus menuju cipayung untuk ke salah satu panti asuhan. Beberapa panti asuhan disabilitas yang kami kunjungi ternyata susah untuk mendapatkan izin dari pihak pengelola.

Bukan perihal film dokumenter yang ingin saya bahas, namun tentang orang-orang yang saya temui di sana. Betapa terharunya saya ketika anak-anak disabilitas menyambut kami dengan nyanyi-nyanyian.

Entah apa rasanya saat itu, bahagia namun sedih. Bagaimana kamu tidak terharu melihat mereka yang masih bisa tertawa dan bahagia walaupun mereka keterbatasan?  Hati saya langsung sakit!  YaAllah, kemana saya selama ini. Saya yg sempurna masih saja banyak ngeluh, masih sering males-malesan. Sedangkan mereka, berprestasi, dan gapernah ngeluh sama sekali.

Yang paling saya ingat sampai sekarang adalah jawaban salah satu anak disana, saya lupa siapa namanya, yang jelas ketika saya bertanya "suka sedih nggak sama keadaan kamu sekarang?" Dan dia jawab dengan jawaban yang diluar dugaan, dia bilang "aku ngga sedih kak, Allah ngambil kaki ku biar aku ngga jalan ke tempat yang ngga di ridhoi sama Allah. Allah lagi pinjem kakiku buat jalan ke syurga kan"

MasyaAllah, jawaban yang bikin hati saya meleleh. Saya ngga pernah menyangka bisa dapetin jawaban yang bikin hati saya hancur sebegitunya. Jawaban dari seorang anak perempuan sekitar 9 tahunan yang duduk di kursi roda. Jawaban yang sampai sekarang selalu saya ingat, dan menjadi motivasi saya untuk nggak ngeluh lagi.

Yang selalu saya ingat dari salah satu pengasuh disana adalah; mereka ngga pernah sekalipun ngeluh mba, itu yang bikin saya semangat menjalani hidup. Apalagi mengurusi mereka, saya malah seneng banget.

"Selalu ada hikmah dalam suatu kejadian"

Allah maha baik! Ternyata disuruhnya kami membuat film dokumenter tersebut, membuat kami sangat amat bersyukur. Bahwa banyak orang-orang yang kekurangan secara fisik, tapi mereka selalh menjalani hidup dengan optimis dan berpegang teguh dengan agama Allah, yaitu Islam. Mereka sangat meyakini, bahwa Allah itu akan menggantikan kekurangan-nya di akhirat kelak.

Sore itu banyak pelajaran yang saya ambil. Panti Asuhan, tempat yang mengajarkan banyak hal. Bersyukur itu penting, dan selagi kamu masih bisa berjalan, melihat, memegang sesuatu dengan kedua tanganmu maka banyak banyaklah bersyukur! Alhamdulillah-in segala sesuatu yang kamu punya. Dan kamu harus inget; Ada seseorang yang berharap ada di posisimu, yang ngga seberuntung kamu.

"Sesungguhnya jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah (nikmat) kepada kalian.”
(QS. Ibrahim: 7)

Alhamdulillah a'laa kullihal!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Bacaan Jadi Inspirasi